PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA DIGITAL NAPASGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN
Kata Kunci:
Berpikir kritis, Media Pembelajaran Digital, Sistem Pernafasan, Ular TanggaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ular tangga digital “NapasGo” serta menganalisis keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem pernapasan dan kepedulian lingkungan. Pengembangan media dilakukan sebagai solusi atas rendahnya keterlibatan siswa dan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran yang masih bersifat konvensional . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Untuk menguji keefektifan media, digunakan pendekatan quasi experiment dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Ngadirejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media “NapasGo” yang dikembangkan berbasis aplikasi Genially memiliki karakteristik interaktif, menarik, dan memuat soal berbasis HOTS yang terintegrasi dengan nilai kepedulian lingkungan . Analisis hasil belajar menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditunjukkan oleh rata-rata nilai pretest sebesar 55,65 meningkat menjadi 82,83 pada posttest, serta persentase ketuntasan belajar meningkat dari 13,04% menjadi 100% . Selain itu, hasil analisis N-Gain sebesar 0,61 berada pada kategori sedang, yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Dengan demikian, media pembelajaran “NapasGo” dinyatakan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Dikarsi (Pendidikan Dasar dan Inovasi)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
